Tahun 2009: Jangan Percaya Ekonom!
Saya memang tergolong orang yang tidak pernah percaya sama ramalan seorang ekonom. Karena bagi saya, sejak dari Sri Mulyani menjadi seorang pengamat ekonom Indonesia sampai jadi seorang menteri, Anggito Abimanyu yang dulunya seorang pengamat dan dosen di UGM dan akhirnya menjadi pejabat negara, ramalan dan pengamatannya selalu negatif (tanya saja beliau, bagaimana rasanya mengatur ekonomi negara…).
Lihat saja Faisal Basri pengamat ekonomi UI, melihat pertumbuhan ekonomi di Indonesia dari dulu negatif terus. Sampai Sri Adiningsih pengamat ekonomi UGM juga melihatnya ekonomi Indonesia selalu negatif. Intinya, gak ada yang benar di mata mereka.
Mereka tidak pernah sadar market itu “UNLIMITED” sejak krisis 1998 sampai krisis sekarang, bukan ekonom yang menggerakkan menjadi arah positif. Marketlah yang menggerakkan, dan yang menggerakkan adalah pelaku pasar, jadi… Andalah penggerak ekonomi menjadi arah positif. Jadi, di tahun 2009 tidak perlu di percayai akan adanya gelombang ekonomi krisis di indonesia.
Indonesia krisis dari tahun 1998 sampai sekarang dilalui dengan biasa ajah, yang KO adalah mereka yang kebanyakan utang ajah dan tidak menggunakan cara SMART dalam berbisnis, jeleknya… studi kasus itu yang diangkat para ekonom kita untuk menjelaskan keborokan ekonomi Indonesia. Pernahkah mereka mengangkat studi kasus mas Tonton dan pak Peter sebagai exportir maya tersukses di indonesia dengan media Internet? atau mengangkat studi kasus saya sendiri;)) hehehehe…..
Harusnya para pengamat itu melihat dari dekat industri export, seperti mas Tonton, pak Kadek, pak Peter, bu Sugeng, Kartika plaza Hotel, pak Paulus, pak Santo dan masih buanyak lagi. Mereka tidak terkena dampak krisis karena mereka menggunakan internet sebagai media mendapatkan buyer. Karyawanpun tidak di PHK sesuai ramalan di tahun 2009. PHK hanya terjadi bagi yang gak punya buyer baru dan gak bisa cari buyer yang banyak.
MS. Hidayat ketua KADIN pun saya sakin belum sepenuhnya percaya dengan penggunaan internet untuk media survival. Kebanyakan berteman sama ekonom soalnya;) Untuk itu, anggota KADIN harus mulai tahun ini menggunakan media online sebagai penetrasi pasar global. Kalo kita bisa membuat aset bergerak dan tidak bergerak, kenapa aset digital dilupakan.
Aset digital inilah yang akan sangat dominan membuka pasar baru. Siapa bilang Cina kena krisis… mereka sehat walafiat bagi mereka yang menggunakan media online.
Pasar itu INVISIBLE HAND, dan cara Anda harus cermat dan cerdik dalam menjemput rizki di INVISIBLE HAND itu.
Nabi Muhammad saw. bersabda; “Perhatikan olehmu sekalian, sesungguhnya sembilan dari sepuluh pintu rezeki di dunia ini terdapat di dalam perdagangan (bisnis).” (HR. Ahmad)
Jadi terus berbisnis… jangan pernah menyerah… Selamat tahun Baru 2009.
- Ayo jangan sampai ketinggalan Join Indonesia Bootcamp Semarang "SHOW ME THE MONEY!". Mau Daftar? klik disini
- SEO On Your Hands - Cara Termurah, Tercepat dan Natural Top Ranking di Google, MSN, dan Yahoo!. Mau Daftar? klik disini

36 Responses to “Tahun 2009: Jangan Percaya Ekonom!”
Bicara ekonomi, itu kan akibat keserakahan aja. Pengen langsung gede, modal cekak, ngutang. Karena yang dipake duit orang, motivasi juga kan kurang. Bisnis padat modal, didanai utang, kalo down ya emang parah kan. Kalo kayak saya kan bisnis padat dengkul. Jadi ya dimana ada celah ruginya sih? Paling cuman rugi keringet doang, tinggal minum aja pocari sweat. Kalopun bangkrut, ya dengkul nggak diambil alih sama BPPN.
Banyak temen (beberapa yang bisnis online juga) ketar ketir dengan 2009. Saya mah sante aja lah … selama alirannya dari atas masih ada, rejeki itu dateng nyari jalan sendiri. Daripada waktu abis dipake mikirin kekhawatiran, mending dipake usaha.
Comment made on December 30th, 2008 at 7:51 amsetelah beberapa hari dibombardir oleh berita2 negatif dari media massa jadi timbul lagi semangatnya nih! hanya Allah-lah pemegang rejeki, dan janji-Nya selalu benar! di Quran dan Hadits ndak pernah ada hubungan antara rejeki dengan krisis ya mas? he-he…
Comment made on December 30th, 2008 at 8:18 amemang sekarang lagi krisis ya?
hehehe
Comment made on December 30th, 2008 at 8:49 ambisa / ga me-matriks-kan profil usaha mas Tonton, pak Kadek, pak Peter, bu Sugeng, Kartika plaza Hotel, pak Paulus, pak Santo dan masih buanyak lagi seperti baris dalam excel; lalu poin2 amatan Sri Mulyani, Anggito Abimanyu, Faisal Basri sampai Sri Adiningsih dari sudut pandang masing2 dalam satu kolom… kemudian kita analisa bareng2 di tiap cell intersectionnya.. ;))
Comment made on December 30th, 2008 at 8:56 amwekekekek.. pasti ketauan.. mana yg cm omdo.. mana yg fact / for real…
sayang aku lg paceklik bandwidth nih.. jadi ga bs ngebantuin proses survey & analisanya
just sharing..
Sepaham dan pastinya setuju walaupun agak deg2an juga ngadepin macem2 isu…. buat saya bukan kenyataan dan kegagalan yang membunuh kita tapi isulah yang membunuh kita
Comment made on December 30th, 2008 at 8:58 amNgapain pusing-pusing mikirin ramalan para ekonom. Yang penting tetap berusaha dengan SMART & Allah pasti buka jalan buat umatnya.
Comment made on December 30th, 2008 at 9:02 amBen laris kerisku
Ngapain pusing-pusing urusin ramalan ekonom.
Comment made on December 30th, 2008 at 9:26 amYang penting tetap berusaha dengan SMART & Allah pasti buka jalan buat umatNya.
Selamat Tahun Baru 2009.
Ben tambah payu kerisku…
TOP BGT! pakar ekonomi pun lewat ama mas keke
Comment made on December 30th, 2008 at 10:05 amknp ya pengamat ekonomi blg ekonomi kita lg krisis, tp mereka tetep ada duit. Harusnya pengalaman itu yg dibagikan. bkn malah ngasih prediksi.
Comment made on December 30th, 2008 at 10:53 amterkadang kita harus percaya sama orang lain,tp jangan pernah YAKIN.setuju gak Pakde Yus ?
Comment made on December 30th, 2008 at 11:09 amwahh… emang pasar punya mekanisme sendiri kok.. pelaku pasarnya juga bukan robot kan .. tapi manusia yang punya daya kreasi.. so spekulasi sebenernya harus.. tapi spekulasi yang pintar tentunya … happy new year
Comment made on December 30th, 2008 at 1:37 pmLha……ini dia ketemu tulisan yg sangat positif dan mendorong adrenalin. Kata-kata Crisis 2009 sebenarnya kayak lagu cengeng yg pernah dilarang menteri Harmoko dulu, pendengarnya akan jadi ikut2an terbawa ayunan lagu yg loyo…..ini sangat berbahaya bila mempengaruhi jutaan orang.
Salut mas Keke…maju terus, semangat terus utk tetap Biz Online.
Salam Berkelimpahan 2009
Comment made on December 30th, 2008 at 7:19 pmHarusnya yang jadi pakar ekonom indonesia tu mas keke aja deh, hehe…
Met tahun baru 2009 semua!
Comment made on December 31st, 2008 at 1:07 ambener banget mas, 9 dari 10 pintu rejeki itu dari perniagaan. untung saya ga ada niat jadi karyawan, lebih baik berbisnis ya.
eh btw. bisnis di internet itu halal ga sih ? kan ga ada ijab qobul nya mas ?
Comment made on December 31st, 2008 at 10:00 amMemang betul…. jangan percaya pada ekonomi, percayalah kepada Tuhan, Allah SWT.
Comment made on January 1st, 2009 at 10:20 amKesungguhan, konsisten dan persisten seperti yang dilakukan oleh Mas Keke dengan SEO untuk UKM adalah teladan bagi generasi muda yang pantang menyerah.
Sukses untuk Mas Keke di Bali.
Betul, jangan percaya pada ekonomi. Percayalah pada Tuhan, Allah SWT.
Comment made on January 1st, 2009 at 10:23 amKesungguhan, konsisten dan persisten seperti yang dilakukan leh Mas Keke dengan UKM goes online nya adlah teladan bagi generasi muda yang pantang menyerah.
Maju terus, sukses untuk Mas Keke di Bali.
Sugeng Warso Enggal mas keke saya peserta training anda dgn Indosat di jakarta Borobudir desember lalu saya setuju kita tetap optimis biarpun ekonomi morat-marit kan belum kiamat hehehe terus kapan ukm goes onlinenya dijalanin mas karena kita sudah mau daftar nih biar dapet ranking bagus nuwun
Comment made on January 1st, 2009 at 10:36 amSetuju Mas…. Mantaph. Sekalian saya minta izin untuk saya copy ke Facebook saya. Maturnuwun.
Comment made on January 1st, 2009 at 3:34 pmkeren bos postingnya
lumayan buat charge awal tahun ^^
Comment made on January 2nd, 2009 at 5:24 pmmantap kali artikel mas keke neh……met taon baru dulu ahhh…sukses selalu buat mas
Comment made on January 3rd, 2009 at 3:52 amTambah 1 lagi mas;
Comment made on January 3rd, 2009 at 6:04 amMas Ferry……. ( PD aja lagi…)
dimana-mana ekonom memang selalu kalah sama inovator dan motivator…kaca mata nya sudah beda..
Comment made on January 3rd, 2009 at 4:37 pmekonom melihat dengan pesimis..motivator selalu optimis
Sori mas, anggota baru, baru sadar website sampeyan apik.
Comment made on January 3rd, 2009 at 5:13 pmsalam buat semua, maju terus pantang mundur, dalam bisnis yang penting jujur dan semua order terkirim semua. wejangan wong jowo : alon - alon sing penting entuk order akeh, hehe.
wah.. jadi tambah semangat jadinya Mas . Thank atas pencerahannya….tetap semangat.
Comment made on January 4th, 2009 at 5:47 amHe…he.. nimbrung Mas Keke,
Yang bikin terjadi “krisis” itu kan para ekonom itu, krisis ini juga terjadi karena sistem yg dibuat sama ekonom itu.
Menurut saya, krisis itu cuma ada pikiran kita. Kalo kita pikir positif dan ga ada krisis, insya Alloh krisis itu ga ada. Terbukti ‘98 kemarin yg krisis ya krisis yang maju ya tetep maju.
Maju terus Indonesia, hidup perdagangan rakyat.
Salam,
Comment made on January 5th, 2009 at 9:10 amMuanthaabbbbb…mas.
Comment made on January 8th, 2009 at 8:37 pmemang bener..kita janganlah terpengaruh sama mereka yang katanya Ahli. Toh nasib kita ditentukan oleh kita sendiri(maksudnya usaha kita sendiri)heuhue..seperti saya yang gak bisa berubah emang karena niat aja tapi usaha gak ada eh maksudnya kurang…btw thanks infonya mas…
emang ekonom bukan malaikat..

Comment made on January 12th, 2009 at 9:47 amjalannya ekonomi emang pasarlah yg menentukan..
klo ekomom ngomong yah dengerin aja..
buat masukan n pengetahuan bagi kita..
gak harus peraya penuh,kan..
kalau mereka melihat secara negative anggap saja itu kritikan.
Comment made on January 14th, 2009 at 7:43 pmmusrik dong, percaya kok sama ekonom…
Comment made on January 16th, 2009 at 1:14 pmpercaya itu ya sama tuhan maha esa xixixixi…
kuncinya pasrah, sabar, tawakal dan tetap ikhtiar heheheh…. Hidup Indonesiaku !!
Comment made on January 18th, 2009 at 6:25 amIya mas, gak usah terlalu dipikirin ekonomi 2009 mah.
Yang pemilu ya pemilu, yang krisis ya krisis kan semuanya ada di mindset kita.
Kalo kita pikir peluang, sukses, kemakmuran dan lain sebagainya yang positif pasti semuanya akan terjadi ya terjadi.
Comment made on January 24th, 2009 at 11:07 amkeep moving, keep sukses and keep positif thinking.
Walaah…kok artikel nya bagus2 semua ya… jadi gatal nih buat koment… amit ya mas…
Memang para ekonom ini kalo kita perhatikan setiap komentnya miris melulu… sebab kalo komentnya yg baik2 aja… tidak laku deh dia…he.he
Comment made on January 26th, 2009 at 5:12 pmsaya sependapat sepenuhnya, justru kita harus yakin bahwa kita akan di pilih oleh Allah Swt untuk menjadi businessman yang gemilang tidak peduli apapun keadaan makro ekonomi.. atau ekonomi dunia sekalipun
contohnya tidak sepanjang tahun pasar tanah abang dibanjiri pembeli, tetapi tetap saja ada toko-toko pihan pembeli yang terus ramai sepanjang tahun
let’s be the choosed one!!
Comment made on February 17th, 2009 at 9:27 amhttp://tiket-pesawat-online.com
Setuju mas, apa kata mereka krisis gombal??, yang harus ada selalu optimis akan setiap keadaan. Iman yang benar akan menghasilkan amal shaleh yang benar yang akan mengundang pertolongan Allah SWT. Bila Allah SWT telah menolong maka siapapun akan bisa dihadapi. Ingat perang Badar, Tabuk, dll.
Comment made on February 21st, 2009 at 9:34 amSaya melihat ekonom sekarang cuma bisa mengatakan yang negatif tentang ekonomi Indonesia. Menurut saya Talk Less Do More! Mari kita semua bergerak dan berkata jangan hanya banyak bicara bahwa suatu yang mustahil (krisis) itu tidak ada. Dengan perkataan yang positif tersebut, insyaAllah Allah akan mengamini segala perbuatan kita untuk maju mengembangkan bisnis kita. Salam sukses!
Comment made on March 15th, 2009 at 9:45 ampara pengamat tuh bukan pelaku ekonomi kah? jadi sama ato mirip penonton / komentator sepakbola gitu. so pengamat ekonomi dari negri mana yg selalu melihat pasar ini positif…
Comment made on February 19th, 2010 at 10:21 pmLeave a Comment