Tahun 2009: Jangan Percaya Ekonom!

by: Mas Keke Tuesday, December 30th, 2008

Saya memang tergolong orang yang tidak pernah percaya sama ramalan seorang ekonom. Karena bagi saya, sejak dari Sri Mulyani menjadi seorang pengamat ekonom Indonesia sampai jadi seorang menteri, Anggito Abimanyu yang dulunya seorang pengamat dan dosen di UGM dan akhirnya menjadi pejabat negara, ramalan dan pengamatannya selalu negatif (tanya saja beliau, bagaimana rasanya mengatur ekonomi negara…).

Lihat saja Faisal Basri pengamat ekonomi UI, melihat pertumbuhan ekonomi di Indonesia dari dulu negatif terus. Sampai Sri Adiningsih pengamat ekonomi UGM juga melihatnya ekonomi Indonesia selalu negatif. Intinya, gak ada yang benar di mata mereka.

Mereka tidak pernah sadar market itu “UNLIMITED” sejak krisis 1998 sampai krisis sekarang, bukan ekonom yang menggerakkan menjadi arah positif. Marketlah yang menggerakkan, dan yang menggerakkan adalah pelaku pasar, jadi… Andalah penggerak ekonomi menjadi arah positif. Jadi, di tahun 2009 tidak perlu di percayai akan adanya gelombang ekonomi krisis di indonesia.

Indonesia krisis dari tahun 1998 sampai sekarang dilalui dengan biasa ajah, yang KO adalah mereka yang kebanyakan utang ajah dan tidak menggunakan cara SMART dalam berbisnis, jeleknya… studi kasus itu yang diangkat para ekonom kita untuk menjelaskan keborokan ekonomi Indonesia. Pernahkah mereka mengangkat studi kasus mas Tonton dan pak Peter sebagai exportir maya tersukses di indonesia dengan media Internet? atau mengangkat studi kasus saya sendiri;)) hehehehe…..

Harusnya para pengamat itu melihat dari dekat industri export, seperti mas Tonton, pak Kadek, pak Peter, bu Sugeng, Kartika plaza Hotel, pak Paulus, pak Santo dan masih buanyak lagi. Mereka tidak terkena dampak krisis karena mereka menggunakan internet sebagai media mendapatkan buyer. Karyawanpun tidak di PHK sesuai ramalan di tahun 2009. PHK hanya terjadi bagi yang gak punya buyer baru dan gak bisa cari buyer yang banyak.

MS. Hidayat ketua KADIN pun saya sakin belum sepenuhnya percaya dengan penggunaan internet untuk media survival. Kebanyakan berteman sama ekonom soalnya;) Untuk itu, anggota KADIN harus mulai tahun ini menggunakan media online sebagai penetrasi pasar global. Kalo kita bisa membuat aset bergerak dan tidak bergerak, kenapa aset digital dilupakan.

Aset digital inilah yang akan sangat dominan membuka pasar baru. Siapa bilang Cina kena krisis… mereka sehat walafiat bagi mereka yang menggunakan media online.

Pasar itu INVISIBLE HAND, dan cara Anda harus cermat dan cerdik dalam menjemput rizki di INVISIBLE HAND itu.

Nabi Muhammad saw. bersabda; “Perhatikan olehmu sekalian, sesungguhnya sembilan dari sepuluh pintu rezeki di dunia ini terdapat di dalam perdagangan (bisnis).” (HR. Ahmad)

Jadi terus berbisnis… jangan pernah menyerah… Selamat tahun Baru 2009.

Share This Post
Sponsored Link :
  • Ayo jangan sampai ketinggalan Join Indonesia Bootcamp Semarang "SHOW ME THE MONEY!". Mau Daftar? klik disini
  • SEO On Your Hands - Cara Termurah, Tercepat dan Natural Top Ranking di Google, MSN, dan Yahoo!. Mau Daftar? klik disini

36 Responses to “Tahun 2009: Jangan Percaya Ekonom!”

Adi Arifin Said:

Bicara ekonomi, itu kan akibat keserakahan aja. Pengen langsung gede, modal cekak, ngutang. Karena yang dipake duit orang, motivasi juga kan kurang. Bisnis padat modal, didanai utang, kalo down ya emang parah kan. Kalo kayak saya kan bisnis padat dengkul. Jadi ya dimana ada celah ruginya sih? Paling cuman rugi keringet doang, tinggal minum aja pocari sweat. Kalopun bangkrut, ya dengkul nggak diambil alih sama BPPN.

Banyak temen (beberapa yang bisnis online juga) ketar ketir dengan 2009. Saya mah sante aja lah … selama alirannya dari atas masih ada, rejeki itu dateng nyari jalan sendiri. Daripada waktu abis dipake mikirin kekhawatiran, mending dipake usaha.

Comment made on December 30th, 2008 at 7:51 am
andhika.solo Said:

setelah beberapa hari dibombardir oleh berita2 negatif dari media massa jadi timbul lagi semangatnya nih! hanya Allah-lah pemegang rejeki, dan janji-Nya selalu benar! di Quran dan Hadits ndak pernah ada hubungan antara rejeki dengan krisis ya mas? he-he…

Comment made on December 30th, 2008 at 8:18 am
Danton Said:

emang sekarang lagi krisis ya?

hehehe

Comment made on December 30th, 2008 at 8:49 am
Pakde Yus Said:

bisa / ga me-matriks-kan profil usaha mas Tonton, pak Kadek, pak Peter, bu Sugeng, Kartika plaza Hotel, pak Paulus, pak Santo dan masih buanyak lagi seperti baris dalam excel; lalu poin2 amatan Sri Mulyani, Anggito Abimanyu, Faisal Basri sampai Sri Adiningsih dari sudut pandang masing2 dalam satu kolom… kemudian kita analisa bareng2 di tiap cell intersectionnya.. ;))
wekekekek.. pasti ketauan.. mana yg cm omdo.. mana yg fact / for real…
sayang aku lg paceklik bandwidth nih.. jadi ga bs ngebantuin proses survey & analisanya
just sharing.. ;)

Comment made on December 30th, 2008 at 8:56 am
Handra Said:

Sepaham dan pastinya setuju walaupun agak deg2an juga ngadepin macem2 isu…. buat saya bukan kenyataan dan kegagalan yang membunuh kita tapi isulah yang membunuh kita

Comment made on December 30th, 2008 at 8:58 am
budi Said:

Ngapain pusing-pusing mikirin ramalan para ekonom. Yang penting tetap berusaha dengan SMART & Allah pasti buka jalan buat umatnya.
Ben laris kerisku :D

Comment made on December 30th, 2008 at 9:02 am
budi Said:

Ngapain pusing-pusing urusin ramalan ekonom.
Yang penting tetap berusaha dengan SMART & Allah pasti buka jalan buat umatNya.
Selamat Tahun Baru 2009.
Ben tambah payu kerisku… :D

Comment made on December 30th, 2008 at 9:26 am
badi Said:

TOP BGT! pakar ekonomi pun lewat ama mas keke :)

Comment made on December 30th, 2008 at 10:05 am
Habibie Said:

knp ya pengamat ekonomi blg ekonomi kita lg krisis, tp mereka tetep ada duit. Harusnya pengalaman itu yg dibagikan. bkn malah ngasih prediksi.

Comment made on December 30th, 2008 at 10:53 am
Caspo Said:

terkadang kita harus percaya sama orang lain,tp jangan pernah YAKIN.setuju gak Pakde Yus ?

Comment made on December 30th, 2008 at 11:09 am
pandi merdeka Said:

wahh… emang pasar punya mekanisme sendiri kok.. pelaku pasarnya juga bukan robot kan .. tapi manusia yang punya daya kreasi.. so spekulasi sebenernya harus.. tapi spekulasi yang pintar tentunya … happy new year

Comment made on December 30th, 2008 at 1:37 pm
Ylabdo Said:

Lha……ini dia ketemu tulisan yg sangat positif dan mendorong adrenalin. Kata-kata Crisis 2009 sebenarnya kayak lagu cengeng yg pernah dilarang menteri Harmoko dulu, pendengarnya akan jadi ikut2an terbawa ayunan lagu yg loyo…..ini sangat berbahaya bila mempengaruhi jutaan orang.
Salut mas Keke…maju terus, semangat terus utk tetap Biz Online.

Salam Berkelimpahan 2009

Comment made on December 30th, 2008 at 7:19 pm
n'da Said:

Harusnya yang jadi pakar ekonom indonesia tu mas keke aja deh, hehe…

Met tahun baru 2009 semua!

Comment made on December 31st, 2008 at 1:07 am
nunu Said:

bener banget mas, 9 dari 10 pintu rejeki itu dari perniagaan. untung saya ga ada niat jadi karyawan, lebih baik berbisnis ya.

eh btw. bisnis di internet itu halal ga sih ? kan ga ada ijab qobul nya mas ?

Comment made on December 31st, 2008 at 10:00 am
Soedjana Wirakoesoemah Said:

Memang betul…. jangan percaya pada ekonomi, percayalah kepada Tuhan, Allah SWT.
Kesungguhan, konsisten dan persisten seperti yang dilakukan oleh Mas Keke dengan SEO untuk UKM adalah teladan bagi generasi muda yang pantang menyerah.
Sukses untuk Mas Keke di Bali.

Comment made on January 1st, 2009 at 10:20 am
Soedjana Wirakoesoemah Said:

Betul, jangan percaya pada ekonomi. Percayalah pada Tuhan, Allah SWT.
Kesungguhan, konsisten dan persisten seperti yang dilakukan leh Mas Keke dengan UKM goes online nya adlah teladan bagi generasi muda yang pantang menyerah.
Maju terus, sukses untuk Mas Keke di Bali.

Comment made on January 1st, 2009 at 10:23 am
HANS-SBY Said:

Sugeng Warso Enggal mas keke saya peserta training anda dgn Indosat di jakarta Borobudir desember lalu saya setuju kita tetap optimis biarpun ekonomi morat-marit kan belum kiamat hehehe terus kapan ukm goes onlinenya dijalanin mas karena kita sudah mau daftar nih biar dapet ranking bagus nuwun

Comment made on January 1st, 2009 at 10:36 am
Rujiyanto Said:

Setuju Mas…. Mantaph. Sekalian saya minta izin untuk saya copy ke Facebook saya. Maturnuwun.

Comment made on January 1st, 2009 at 3:34 pm
Fauzan Abu Ramza Said:

keren bos postingnya :)

lumayan buat charge awal tahun ^^

Comment made on January 2nd, 2009 at 5:24 pm
regar Said:

mantap kali artikel mas keke neh……met taon baru dulu ahhh…sukses selalu buat mas

Comment made on January 3rd, 2009 at 3:52 am
Ferry Said:

Tambah 1 lagi mas;
Mas Ferry……. ( PD aja lagi…)

Comment made on January 3rd, 2009 at 6:04 am
biro jasa Said:

dimana-mana ekonom memang selalu kalah sama inovator dan motivator…kaca mata nya sudah beda..
ekonom melihat dengan pesimis..motivator selalu optimis

Comment made on January 3rd, 2009 at 4:37 pm
mas aris - solo Said:

Sori mas, anggota baru, baru sadar website sampeyan apik.
salam buat semua, maju terus pantang mundur, dalam bisnis yang penting jujur dan semua order terkirim semua. wejangan wong jowo : alon - alon sing penting entuk order akeh, hehe.

Comment made on January 3rd, 2009 at 5:13 pm
Suarjana Said:

wah.. jadi tambah semangat jadinya Mas . Thank atas pencerahannya….tetap semangat.

Comment made on January 4th, 2009 at 5:47 am
Setiadi Said:

He…he.. nimbrung Mas Keke,
Yang bikin terjadi “krisis” itu kan para ekonom itu, krisis ini juga terjadi karena sistem yg dibuat sama ekonom itu.
Menurut saya, krisis itu cuma ada pikiran kita. Kalo kita pikir positif dan ga ada krisis, insya Alloh krisis itu ga ada. Terbukti ‘98 kemarin yg krisis ya krisis yang maju ya tetep maju.

Maju terus Indonesia, hidup perdagangan rakyat.

Salam,

Comment made on January 5th, 2009 at 9:10 am
oslo Said:

Muanthaabbbbb…mas.
emang bener..kita janganlah terpengaruh sama mereka yang katanya Ahli. Toh nasib kita ditentukan oleh kita sendiri(maksudnya usaha kita sendiri)heuhue..seperti saya yang gak bisa berubah emang karena niat aja tapi usaha gak ada eh maksudnya kurang…btw thanks infonya mas…

Comment made on January 8th, 2009 at 8:37 pm
zulva Said:

emang ekonom bukan malaikat..
jalannya ekonomi emang pasarlah yg menentukan..
klo ekomom ngomong yah dengerin aja..
buat masukan n pengetahuan bagi kita..
gak harus peraya penuh,kan..
:-)

Comment made on January 12th, 2009 at 9:47 am
Hamzah Maru Said:

kalau mereka melihat secara negative anggap saja itu kritikan.

Comment made on January 14th, 2009 at 7:43 pm
weztwisnu Said:

musrik dong, percaya kok sama ekonom…
percaya itu ya sama tuhan maha esa xixixixi…

Comment made on January 16th, 2009 at 1:14 pm
Unggul Kartiko Said:

kuncinya pasrah, sabar, tawakal dan tetap ikhtiar heheheh…. Hidup Indonesiaku !!

Comment made on January 18th, 2009 at 6:25 am
didin Said:

Iya mas, gak usah terlalu dipikirin ekonomi 2009 mah.
Yang pemilu ya pemilu, yang krisis ya krisis kan semuanya ada di mindset kita.

Kalo kita pikir peluang, sukses, kemakmuran dan lain sebagainya yang positif pasti semuanya akan terjadi ya terjadi.
keep moving, keep sukses and keep positif thinking.

Comment made on January 24th, 2009 at 11:07 am
bahrul ulum Said:

Walaah…kok artikel nya bagus2 semua ya… jadi gatal nih buat koment… amit ya mas…

Memang para ekonom ini kalo kita perhatikan setiap komentnya miris melulu… sebab kalo komentnya yg baik2 aja… tidak laku deh dia…he.he

Comment made on January 26th, 2009 at 5:12 pm
paket tour ke hongkong shenzen Said:

saya sependapat sepenuhnya, justru kita harus yakin bahwa kita akan di pilih oleh Allah Swt untuk menjadi businessman yang gemilang tidak peduli apapun keadaan makro ekonomi.. atau ekonomi dunia sekalipun

contohnya tidak sepanjang tahun pasar tanah abang dibanjiri pembeli, tetapi tetap saja ada toko-toko pihan pembeli yang terus ramai sepanjang tahun

let’s be the choosed one!!
http://tiket-pesawat-online.com

Comment made on February 17th, 2009 at 9:27 am
edwin Said:

Setuju mas, apa kata mereka krisis gombal??, yang harus ada selalu optimis akan setiap keadaan. Iman yang benar akan menghasilkan amal shaleh yang benar yang akan mengundang pertolongan Allah SWT. Bila Allah SWT telah menolong maka siapapun akan bisa dihadapi. Ingat perang Badar, Tabuk, dll.

Comment made on February 21st, 2009 at 9:34 am
aryo Said:

Saya melihat ekonom sekarang cuma bisa mengatakan yang negatif tentang ekonomi Indonesia. Menurut saya Talk Less Do More! Mari kita semua bergerak dan berkata jangan hanya banyak bicara bahwa suatu yang mustahil (krisis) itu tidak ada. Dengan perkataan yang positif tersebut, insyaAllah Allah akan mengamini segala perbuatan kita untuk maju mengembangkan bisnis kita. Salam sukses!

Comment made on March 15th, 2009 at 9:45 am
purwo Said:

para pengamat tuh bukan pelaku ekonomi kah? jadi sama ato mirip penonton / komentator sepakbola gitu. so pengamat ekonomi dari negri mana yg selalu melihat pasar ini positif…

Comment made on February 19th, 2010 at 10:21 pm
 

Leave a Comment