Contohlah Netpreneur Bali (II)
Saya lanjutkan lagi, kenapa anda harus belajar pada netpreneur di Bali? Bu Sugeng namanya, dia pengusaha online jualan silver beads (bahan mentah perak untuk perhiasan). Dirumahnya hanya ada dia, suami dan satu karyawan. Dan tahu kemana harus mengirim silver beads itu? jualan bu sugeng terdistribusi secara retail ke Amerika dan Eropa melalui internet.
Siapakah bu Sugeng ini? bu Sugeng dan suaminya tergolong UKM dan memulai bisnis onlinenya sejak 3 tahunan yang lalu. Saat ini dia beserta suami dan 1 karyawannya sudah mendistribusikan lewat jalur internet minimal 100kg/bulan.
Bu Sugeng dan suaminya ini orang biasa, bahasa Inggris ajah gak bisa. Tapi dengan ketekunan, untuk menjawab email dalam bahasa Inggris dan apabila ada pembeli asing datang ke rumah dia, semua bisa di tangani sekalipun di campur bahasa tarzan;)… Bu Sugeng pada awalnya mengandalkan penjualan perak dengan cara konvensional, dan akhirnya dengan semangat belajar dan ingin merubah keadaan, dengan hanya di rumah… ternyata menjual lewat internet dan produktif di internet lebih nikmat;)
Bayangkan dengan 1 karyawan, dan minimal omset perbulan pengiriman perak 100kg dan harga kisaran perak perkilo pergram adalah Rp. 9000,- hitung sendiri deh… Bu sugeng mendapatkan hasil ini pada bulan ke 3 setelah websitenya online, dan sekarang sudah jadi target buyer alias sudah punya pasar tersendiri di internet.
Bagaimana dengan perusahaan besar. Anda tentunya tahu hotel Discovery Kartika Plaza? hotel bintang 5 di Bali yang tidak pernah sepi. Ada sekitar 400an room dan per room minimal 1jutaan rupiah. Okupansi perbulan dari internet 70% hitung sendiri deh berapa hasilnya.
Ada cerita lagi anakmuda namanya Grandi, dulu suka membuang waktu dengan percuma. Setelah fokus membantu orang tuanya berjualan handicraft secara online, saat ini sulit sekali diajak main seperti dulu. Export terus mainannya;)… itu baru sebagian ajah yang saya ceritakan… masih banyak contoh yang lain. Kalau Anda di Bali akan saya ajak Anda ke tempat mereka. Janjian dulu yah pastinya ma saya;)….
Ada lagi pak Paulus, Anda yang sulit jualan kamar hotel layak berguru pada dia. Dia tidak punya sales.. yang punya adalah pasukan reservasi. Dia ada 300an kamar dikawasan kuta, dan hanya dia sendiri yang jualan. Pak paulus bukan selebritis dan gak punya blog, mereka adalah penyelamat ekonomi Bali.
Kalo Hermawan Kertajaya bikin award ke perusahaan perusahaan besar, saya akan bikin nanti award khusus ke penyelamat ekonomi media online. Lihat ajah ntar… heheheheh….
Perjuangan belum berakhir, karena Jogja (tempat saya lahir dan berkembang) harus dipercepat perkembangannya melalui internet. Untuk itu, beberapa hari yang lalu saya di kontak oleh kawan dan menghadap Kanjeng Sultan HB X (karena Sultan menghendaki pertumbuhan ekonomi Jogja melalui sektor IT). Tugas berat menanti, karena Jogja memang secepatnya harus di pompa pertumbuhan ekonominya di internet. Kalo di Bali bisa… Jogja? untuk itu harus bahu membahu untuk merubah keadaan. Sudah gak jaman mendikotomi komunitas dan harus berjalan bersama.
Surabaya? tunggu sebentar…. saya juga sudah persiapkan untuk UKM tools disana… hehehhe…. saya gak bakalan ngajari kaya mendadak, tapi bakalan ngajari apa yang layak anda lakukan untuk berjualan online dalam masa sulit seperti ini.


32 Responses to “Contohlah Netpreneur Bali (II)”
Membangun bisnis online tidak hanya harus berbasis pada tekhnologi, tapi tekhnologi yang berbasis spiritual. Spiritual bukan berarti agama tapi spiritual adalah mengambil esensi nilai-nilai derajat kemanusian yang luhur. Kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan memiliki visi yang jauh kedepan harus diutamakan diatas perhitungan profit semata, sehingga bisnis apapun diharapkan akan langgeng dan tidak seumur trend fashionista belaka.
Comment made on July 9th, 2008 at 8:18 amOm, nggak salah tuh itung2an Bu Sugeng? Omzet per bulan 100 kilo, harga per kilo Rp. 9.000, jadi per bulan omzetnya Rp. 900.000. Itu omzet. Katakanlah margin untungnya sepertiga. Artinya untung Rp. 300.000 per bulan rata2.
Comment made on July 9th, 2008 at 8:21 am@ adi
Comment made on July 9th, 2008 at 9:00 ampergram om…
Om,
punya gambaran utk jualan tepung mengkudu yang dikhususkan untuk pabrik pakan ternak di internet?
Kasih masukan mengenai tampilan web dan SEO yang haru dilakukan.
Makasih ya.
Comment made on July 9th, 2008 at 9:03 amtulisannya oke banget pak, semoga aku dengan 2 webstore ku http://www.thetrekker.com dan http://www.q-lit.com bisa mengikuti jejak mereka, terus beri pencerahan pak
salam
Comment made on July 9th, 2008 at 9:27 amFerri iskandar
http://www.thetrekkers.com
http://www.q-lit.com
bagus banget, sangat memberi inspirasi
kalo Bu SUgeng sukses jualan perak, moga² kami sukses jualan batik di http://www.palapa.web.id 
Comment made on July 9th, 2008 at 1:55 pmkeinginan bikin toko online benar2 tak bisa dibendung….
Makasih Bapak…pembicaraan lewat YM tadi sore membuat saya lebih bersemangat lagi .
salam sehat selalu
Comment made on July 9th, 2008 at 8:50 pmkeren untuk ukm-www.niscayabali.com
Comment made on July 10th, 2008 at 8:57 amwow two thumbs up untuk bu sugeng nih..
Comment made on July 10th, 2008 at 12:50 pmklaten , kecipratan kapan…
Comment made on July 10th, 2008 at 2:42 pmjogja setiap 10 meter ada warnet mengapa tidak mr.keke
aku yakin jogja sudah bukan belom
tetep semangat biar bisa keyword-keyword’an
regards
Comment made on July 11th, 2008 at 6:24 amcah kudus
Inspiratif sekali. Semoga akan muncul netpreneur2 yang lain.kami yg dijogja sdg berjuang dgn http://www.jogloinjogja.com
Comment made on July 11th, 2008 at 7:03 ammhn doanya…
Wah, saya semakin semangat aja melihat apa yang sudah dilakukan Netpreneur Bali. Pingin belajar terus dari guru-guru tersebut.
Comment made on July 11th, 2008 at 9:54 amKlo yang di Surabaya aku tunggu Pak Keke
Secepatnya klo bisa 
Comment made on July 12th, 2008 at 10:47 pmsemoga saya juga bisa mengikuti jejak beliau dengan bisnis yang berbeda..
Comment made on July 14th, 2008 at 12:52 amdi saat saat sulit seperti ini, memang pangsa export sangat menjanjikan. Saya sudah buktikan dan ini sangat membantu. Terima kasih Mas Keke.
Comment made on July 14th, 2008 at 6:46 pmwah bisa dicontoh tu
Comment made on July 15th, 2008 at 2:15 amJost banget tuh. Tambah inspirasi lagi. Thanks
Comment made on July 15th, 2008 at 7:37 pmjualan ratus, besar gak peluang online nya om?
Comment made on July 16th, 2008 at 4:21 pmhahahahaa….
Bagaimana ya resep jitu para netpreneur internet yg sukses itu? Apakah mereka juga rajin pasang iklan baris gratis ? atau pake adwords mungkin ?
Comment made on July 22nd, 2008 at 3:44 amCeritanya sungguh menggugah semangat. Tambah yakin klo internet bisa jadi job favorit di tahun2 mendatang.
Dipanggil Sultan, mas? Hebat lah..
Comment made on July 30th, 2008 at 8:58 pmKudu pke blangkon gak?
Mas Keke ini ada ada aja ceritanya…
Comment made on August 1st, 2008 at 11:39 pmTapi emangnya di Bali siapa sih yang bukan Netpreneur?
Dengar dengar segera ada regulasi baru lho dari pihak otorita untuk cek latar belakang perusahaan online yang ngga ngantongin ijin, tapi bukan dari industri silver sih.
*isyu - isyu*
Kabur…
mantap !!!!
pembahsan yang sangat berbobot sy suka terus om maju pantang mundur
ikut nimbrung ya om, sekalian mau nanya nih gimana design website sy sudah cukup belum utk bisnis online?
http://www.al-fathcell.com
terima kasih omm
Comment made on August 2nd, 2008 at 1:48 amSipp… Maju terus
Comment made on August 7th, 2008 at 8:57 pmthanks for another inspiring story nya mas keke ^^
Comment made on August 12th, 2008 at 12:51 pmsalam kenal mas keke,
maaf terlambat ngoment,
cuplikan kata- kata “Kalo Hermawan Kertajaya bikin award ke perusahaan perusahaan besar, saya akan bikin nanti award khusus ke penyelamat ekonomi media online. Lihat ajah ntar… heheheheh….”
Kayaknya memang perlu dipertimbangkan. Karena akhir- akhir ini mulai terlihat kebusukan dari perusahaan besar besar itu.
Mending sektor UKM yang mendapatkannya, karena biarpun kecil tapi sehat wal afiat.
Saya dukung mas, makasi buta inspirational nya.
Comment made on August 13th, 2008 at 1:00 pmSalut.
mudah2an website dagangan saya bisa mengikuti jejak yg diceritakan diatas
Comment made on August 13th, 2008 at 2:18 pmWow! Pengen banget kayak bu sugeng.

Comment made on August 20th, 2008 at 2:47 pmSambil kerja, sambil nemenin anak di rumah
Tambah semangat buat belajar niy!
Thanks inspirasinya.
Semoga http://www.chicncozy.com bisa ketularan sukses juga
Makasih atas sharingnya..Inspiring bgt.Berbisnis sekaligus membangun bangsa.
Comment made on August 20th, 2008 at 10:31 pmsaya pemula bgt Mas.Tertarik bgt ttg bisnis online.Drtd mikir ama istri, apa yg mau qt jualin?Hehehe..
Btw,bootcamp Jkt tgl brp?saya ga bs ikut yg Bdg,krn bentrok dgn agenda lain.
Mksh
Sangat menarik, apalagi melihat ilustrasi hitung2annya..
tapi kok setelah ditelusuri domain dari online storenya bu Sugeng terdaftar atas nama Bapak ya?
WHOIS information for: balikusilverbeads.com:
[whois.PublicDomainRegistry.com]
Registration Service Provided By: PASARHOSTING.COM
Contact: +62.251348484
Domain Name: BALIKUSILVERBEADS.COM
Registrant:
Marketbiz.net
Riyeke Ustadiyanto (riyeke@gmail.com)
Marketbiz Base Camp
Denpasar
null,87658
ID
Tel. +62.3617420277
Fax. +62.3617420277
Creation Date: 25-Jun-2004
Expiration Date: 25-Jun-2009
Domain servers in listed order:
ns2.pasarhosting.com
ns1.pasarhosting.com
Administrative Contact:
Marketbiz.net
Riyeke Ustadiyanto (riyeke@gmail.com)
Marketbiz Base Camp
Denpasar
null,87658
ID
Tel. +62.3617420277
Fax. +62.3617420277
Technical Contact:
Marketbiz.net
Riyeke Ustadiyanto (riyeke@gmail.com)
Marketbiz Base Camp
Denpasar
null,87658
ID
Tel. +62.3617420277
Fax. +62.3617420277
Billing Contact:
Comment made on August 26th, 2008 at 11:06 amMarketbiz.net
Riyeke Ustadiyanto (riyeke@gmail.com)
Marketbiz Base Camp
Denpasar
null,87658
ID
Tel. +62.3617420277
Fax. +62.3617420277
@bram
Comment made on August 26th, 2008 at 2:44 pmkebetulan bu sugeng nitip nama domainnya ma saya, tapi nomer kontaknya khan bukan kesaya.;)
so…. gak ada masalah khan.
memang luar biasa internet yah mas.
Sayangnya masih banyak pebisnis offline yang meragukan dan bahkan tidak menseriusi pemasaran Online.
Lain halnya dibali, teman saya hanya jadi makelar Furniture di Semarang. Modal Komputer dan koneksi internet dan Bahasa Inggris yang cukup. angka 100jt per bulan masuk kekantongnya.
Saya sendiri yang hanya jualan bumbu sudah merasakan madu Internet.
Nugroho
Comment made on August 30th, 2008 at 6:35 pm===========================
The Dreams Of Mine
Sell More, Work Less
http://www.siswonugroho.com
===========================
Leave a Comment