Google: Sebuah Kesempurnaan dan Kesederhanaan
![]()
Siapa yang tidak kenal Google?? Alangkah bijak-nya untuk kenalan dulu. Sebuah big brand, brand yang pasti dikenal oleh para peselancar dunia maya, the first destination bagi para browsers. Tulisan ini saya ambil dari millis sebelah yang di tulis oleh mas Adhigama Gurun
Sejak didirikan ditahun 1998 oleh dua sahabat Sergey Brin dan Larry Page, mahasiswa
Ph.D Stanford, Google telah melesat kencang meninggalkan pesaing-nya, Yahoo! Google kini memiliki dana tunai sebanyak 8 miliar dollar dan kapitalisasi pasarnya mencapai lebih dari 100 miliar dollar. Yang akhirnya membuat Jery Yang sang founder Yahoo! ditunjuk untuk menjabat CEO Yahoo! guna mengendalikan keadaan. Apakah bisa? Only God Knows.
Google: Kesempurnaan dan Kesederhanaan.
Kesempurnaan. Nobody is perfect, but not for the case of search engine machine. Google datang ke dunia maya dengan motivasi menyempurnakan metode yang telah ada sebelumnya. Sebuah mesin pencari yang akan memudahkan bagi para browsers untuk mecari infomasi se-akurat mungkin dengan sebuah “keyword” yang dimasukkan dalam mesin pencari.
Google menggunakan system pemeringkatan link atau disebut “PageRank”. System yang menyediakan cara mencari informasi di internet dengan hasil berupa link-link yang disusun berdasarkan prioritas keterkaitan Ketika mesin-mesin pencari lain bekerja mengandalkan pencocokan kata di halaman-halaman Web, PageRank menyediakan dimensi tambahan: menaruh hasil-hasil yang diperoleh berdasarkan urutan yang logis bagi pengguna computer.
Kesederhanaan. Om Hermawan dalam bukunya Marketing in Venus mengatakan
bahwa Yahoo! membiarkan customer-nya untuk mensegmentasi dirinya sendiri, membiarkan customer mengidentifikasi dirinya untuk masuk kedalam segmen yang cocok, krn Yahoo! menyiapkan sejumlah cluster informasi dari Yahoo! Finance hingga Yahoo!Fun. Begitu banyak informasi yang diberikan Yahoo! di homepage-nya.
Namun tidak bagi Google. Google lebih suka menempatkan dirinya dalam posisi, apa yang disebut “kemin”, keren minimlais. Simplicity is nice. Sergey dan Lary sengaja membuat homepage yang sederhana untuk Google. Ketika banyak halaman Web yang tampil dengan begitu banyak warna, iklan berkedap-kedip, penuh gambar, penuh gaya, penuh animasi, suara musik, Google tampil dengan pemakaian warna-warna primer dan backround
putih yang memancarkan kemurnian dan daya tarik yang universal. Google tidak berkesan sedang mencoba menawarkan apapun dan menjejali apapun kepada anda.
Hali ini membuat para peselancar lebih nyaman menggunakan Google, membuat peselancar tidak ragu untuk menggunakannya dan menganggapnya seperti milik pribadi.
Bagaimana dengan para Marketers? lebih sering menggunakan Google atau
Yahoo! atau mungkin SE yang lainnya??
- Ayo jangan sampai ketinggalan Join Indonesia Bootcamp Semarang "SHOW ME THE MONEY!". Mau Daftar? klik disini
- SEO On Your Hands - Cara Termurah, Tercepat dan Natural Top Ranking di Google, MSN, dan Yahoo!. Mau Daftar? klik disini

5 Responses to “Google: Sebuah Kesempurnaan dan Kesederhanaan”
Saya lebih sering pake Google sih, lah pakenya browsernya firefox ngarahinnya ke Google melulu.
Comment made on September 5th, 2007 at 1:53 amMungkin Yahoo kudu bikin browser sendiri yang platformnya free sehingga bisa nyaingin google kali yah.
Gimana pendapatnya Mas Keke mengenai browser Firefox yang selalu ngarah ke Google?kenapa kok gak ke Yahoo?apa firefox ini buatannya google yah? Perasaan dulu punyanya netscape, gak tau lagi sekarang, saya agak ketinggalan informasi.
to pak Avy : itu hanya setting browser anda pak, bisa aja sampeyan ganti ke yahoo, msn ato apapun.
Comment made on September 12th, 2007 at 12:25 pmTo Mas Adhon:Males nyetting-nya ke yahoo, dan kebiasaan pake google gara-gara firefox hehehehe.
Comment made on September 17th, 2007 at 3:53 amKenapa hanya nyeting sebatas klik mouse aja kok bisa males ya?? karena gaptek apa karena emang dari sanannya orang ini sudah bermental malas ya?
Comment made on September 21st, 2007 at 1:45 pmYang sangat kami kagumi pada google adalah sangat proaktif, sehingga terkesan ramah/ wellcome kepada siapapun. Anda dapat bandingkan dengan Wiki….. yang untuk “menyumbangkan” tulisan saja bukan main sulitnya.
Comment made on February 2nd, 2009 at 2:59 amYang perlu “diwaspadai” adalah “penyalah gunaan” sarana dan prasarana yang disediakan google dengan sederhana namun nyaris sempurna untuk maksud yang tak bertanggung jawab.
Akan lebih sempurna jika tersedia “filter” untuk membedakan sajian yang ada “penanggung jawabnya” dan yang “liar” tanpa penanggung jawab.
Saya yakin google merupakan sumber pengetahuan yang tiada taranya.
Leave a Comment